Kamis, 13 April 2017

Bersyukur

Sering kita merasa apa yang kita bayangkan atau yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan....sangat sering malah...
Namun terkadang sesuatu yang tidak kita bayangkan atau sama sekali tidak kita harapkan akan hadir menghampiri keseharian kita..
Seperti contoh; ingin rasanya makan daging sapi eh ternyata orang rumah masak rendang, tidak diharapkan sama sekali bukan?
Terkadang ingin makan ayam namun cuma dapat telur, yah walaupun telur adalah cikal bakal lahirnya ayam( ada juga pendapat ayam cikal bakal telur) tetap aja nggak sama guys..
Kepengen naik ojek eh dapet motor pinjaman, beruntung banget kan?
Namun demikian apapun yang kita dapatkan hendaknya iringilah dengan mengucapkan Syukur kepada Allah SWT...

 وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7).

Bayangkan saja dengan bersyukur kita dijamin akan mendapatkan tambahan nikmat dari Allah SWT, apa nggak mau tuh.... 
Namun yang sering kita lakukan apabila sesuatu yang kita harapkan tidak sesuai dengan Kenyataan atau bahasa bisnisnya" tidak sesuai target". Kita akan mengumpat, tidak terima, seolah-olah tidak mungkin jika hanya seperti itu, hanya sedikit yang di dapat... padahal Rasulullah SAW bersabda ;

Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
  
مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ

“Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inihasan sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667).

Untuk bersyukur itu tidak harus ketika kita mendapatkan rezeki yang melimpah....

Terus lah bersyukur berapapun nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita... termasuk nikmat sehat dan nikmat kesempatan...

Dan ber sedekah lah 

Sabtu, 30 Juli 2016

SEJARAH KOTAWARINGIN


Awal lahirnya sebuah Desa bernama Kotawaringin atau lebih umumnya oleh masyarakat dengan sebutan Kuta Beringin tidak ada yang tahu persis kapan dan siapa yang pertama kali bermukim didaerah ini. Ini dikarenakan tidak ada bukti tertulis yang menceritakan tentang hal tersebut. Adapun nama Waringin sendiri diambil dari nama Pohon Beringin yang kala itu tumbuh subur dipinggiran Sungai, sehingga oleh pendatang dinamakan sebagai nama tempat ini, dan embel-embel nama Kota didepan kata Waringin, dikarenakan ramainya pendatang yang mengunjungi daerah ini, entah itu para pedagang yang membawa dagangannya, ataupun pembeli dari daerah atau desa- desa disekelilingnya yang hendak bertransaksi dengan para pedagang dari seberang, pendek kata Kotawaringin dimasa itu merupakan pusat jual-beli yang cukup ramai sehingga lekat lah sebutan Kota di depan nama Waringin sampai sekarang. Ada pula versi yang lain tentang asal mula nama Kotawaringin, yaitu dengan banyaknya para pendatang waktu itu entah itu para pedagang, ataupun para pelarian yang mengasingkan diri karena penjajah Kolonial Belanda dan uniknya asal para pendatang tersebut berasal dari satu tempat yang sama yaitu Pulau Kalimantan tepatnya daerah Banjar, sehingga untuk mengenang tanah kelahiran  mereka maka disepakatilah nama tanah yang baru mereka injakkan kakinya dengan Nama Kotawaringin yang seperti kita ketahui di Kalimantan juga terdapat daerah yang bernama Kota Waringin.
Seiring berjalan waktu, peran Kotawaringin sebagai pelabuhan untuk melabuhkan kapal dagang akhirnya tergeser setelah perkiraan letak yang kurang strategis, serta ditambah lagi terjadinya pengikisan tanah ditepian sungai mengakibatkan sungai menjadi sempit sehingga kapal atau perahu yang berukuran besar tidak dapat masuk. Dan berangsur-angsur kondisi Kota Waringin semakin hari semakin ditinggalkan penduduknya, sebagian besar penduduk yang pindah dari KotaWaringin beralasan ingin mengadu nasib berkebun ditempat lain, karena hampir 70% tanah Kotawaringin berpasir sehingga tidak cocok untuk bercocok-tanam karena waktu itu yang menjadi andalan pertanian dipulau Bangka adalah Karet dan Lada .
Kotawaringin, sebuah Desa yang terletak di sebelah Barat Daya Pulau Bangka, dengan luas wilayah sekarang  ±  85,25 km² pada awal tumbuhnya populasi didaerah ini bermula dikarenakan Kotawaringin adalah wilayah yang stratregis sebagai tempat persinggahan para pengarung lautan entah itu pedagang maupun para pelarian sewaktu perang melawan para penjajah asing. Dengan adanya pelabuhan yang tersembunyi kala itu menjadikan kotawaringin mempunyai peran yang cukup penting untuk menerapkan Strategi perang Gerilya di bidang kelautan. Sehingga tidak mengherankan muncul nama-nama seperti Sutan dan Raja Alam Harimau Garang atau Demang Singa Yudha, dan Gusti Kacil atau yang lebih dikenal dengan KH. Abdul Madjid. Mereka adalah Tokoh-tokoh penting yang membawa perubahan untuk Kotawaringin khususnya dan Pulau Bangka Umumnya.

Selasa, 12 Februari 2013


Bagi teman-teman,saudara-saudara, bapak ibu sekalian jangan sekali-kali terpedaya dengan janji menghasilkan uang mudah hanya menyetor duit sekian dan menghasilkan berlipat-lipat ganda sesungguhnya harta itu dicari dengan usaha yang tekun dan kerja keras oleh kita sendiri,(pesan ini khusus di tujukan untuk para makmum Yayasan Amalillah yang tersebar di seluruh Indonesia,)berikut dibawah ini pengalaman pribadi saudara kita tentang yayasan penipu tersebut:



Isu Dana Revolusi Bung Karno, Hanya Menyuburkan Penipuan Saja!



Maraknya pemberitaan akan keberadaan harta bung Karno sebagai dana revolusi yang di simpan di sebuah bank di Negara Swiss yang bernilai triliunan rupiah sudah lama bergaung.
Isu ini mengingatkan saya akan keberadaan Yayasan Amalillah. Yayasan Amalillah diketuai oleh Raden Aiyon Suharis Restuningrat. Saat ini, kaki tangannya telah merambah di berbagai pelosok nusantara memburu mangsa.
Di kampung kediaman orang tua saya di pinggiran Palembang beberapa tahun yang lalu menyeruak berita gembira yang digembar-gemborkan beberapa orang oknum yang mengaku dari Yayasan Amalillah yang berkantor pusat di Jakarta.
Orang-orang ini, beberapa diantaranya saya kenal cukup dekat dan rupanya telah tertular virus ingin cepat kaya. Mereka direkrut dan telah dicuci otaknya sehingga mau berbuat apa saja untuk kepentingan Yayasan Amalillah.
Dalam usahanya mengumpulkan dana, setiap warga kampung yang berminat cukup menyetorkan uang sebesar Rp25 ribu per orang sebagai biaya administrasi dan pada saatnya nanti akan memperoleh hibah dana revolusi Bung Karno yang disimpan di luar negeri dan akan dibayarkan melalui Bank Indonesia.
Menurut pengakuan seorang pengurus yayasan ini yang telah membelot, kepercayaan mereka tumbuh karena ketika di Jakarta, mereka di inapkan di hotel berbintang dan kepada mereka diperlihatkan uang dalam jumlah besar dalam beberapa container. Uang ini adalah sebagaian saja dari sejumlah besar uang Bung Karno yang akan dihibahkan kepada rakyat miskin di Indonesia.
Beberapa tahun yang lalu menjelang lebaran tiba, berbondong-bondong masyarakat dari berbagai daerah datang berkerumun bahkan sampai menyewa rumah warga, mendirikan tenda-tenda di sekitar rumah ketua yayasan ini di kampung kediaman orang tua saya. Mereka datang menagih janji, menanti pembayaran dana hibah revolusi Bung Karno yang dijanjikan akan dibayarkan menjelang hari lebaran tiba.
Seperti telah di duga, Yayasan Amalillah tidak pernah menepati janjinya. Dan para korban penipuan ini kembali dengan tangan hampa.
Sekarang, kiprah Yayasan ini nyaris telah hilang gaungnya di seputar daerah kediaman orang tua saya. Namun luka yang ditimbulkannya akan selalu dikenang masyarakat kecil sepanjang masa.
Waspadalah
!

Sabtu, 17 Desember 2011


Saksi Bisu Sejarah Desa Kotawaringin
Berikut ini adalah komplek makam (pekuburan) Keramat Desa Kotawaringin Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka Provinsi Kep. bangka Belitung. 
Makam makam Kuno yang Berumur Ratusan tahun tebentang disana-sini dan mereka membuktikan bahwa Desa Kotawaringin merupakan salah satu Pemukiman tertua di Bangka Belitung.
Diantara makam-makam tersebut diantaranya adalah para pejuang kemerdekaan , para penyebar agama Islam, dan para pendatang yang sampai hari ini identitas nya masih belum diketahui.






Tampak pada gambar adalah tim dari KemenBudPar Kabupaten Bangka, yang sedang menyelidiki makam-makam kuno di Desa Kotawaringin.










Makam H. Sjahroni Salah satu pejuang Kemerdekaan dari Desa Kotawaringin yang Bergelar Macan Bangka.










Makam Datuk Harimau Garang yang lebih dikenal dengan nama Demang Singa Yudha. Tak berbentuk hanya ditandai dengan tumbuhnya sebuah pohon Keramutun. Konon pohon ini tidak tersentuh oleh api sedikitpun ketika terjadi kebakaran hebat di pekuburan ini pada tahun 1999. padahal tumbuhan, dan beberapa makam disekelilingnya ikut terbakar.



Makam K H . Abdoel Madjid salah satu ulama terkenal pada masanya.






 Salah satu makam yang bentuknya unik dan tidak ada yang tahu makam siapa.karena tidak ada peninggalan apapun baik tertulis   maupun     lisan    ( cerita dari mulut kemulut )Agak rusak karena tekstur tanah dikomplek ini berpasir halus dan mudah longsor.



Temuan mencengangkan, hanya ada satu disini.Sebuah makam kuno yang dikelilingi dengan terumbu karang salah satu biota laut.banyak masyarakat desa yang tidak tahu dengan keunikan tersebut karena sekilas terlihat seperti batu biasa.









Salah satu makam tua. melihat bentuk nisan dan makam itu sendiri ini adalah makam seorang pendatang(perantau)

Jumat, 04 November 2011

Little Beauty

Berikut adalah sebagian kecil panorama indah di  Kotawaringin





Gambar di kedua Sisi ini adalah Proses Penyesuaian Pohon Karet Terhadap Perubahan iklim Yang Terjadi

Ini Adalah Foto Sebuah Jamur Kelambu
Dan Semak-semak

Di Bawah ini Yang Keren Banget 
Video Kehancuran Man-U Di kandang Sendiri.
Bagi Penggemar United Di harapkan jangan nonton Video ini. Bukan apa-apa, takut Shock,Dan Jantungan



Jumat, 30 September 2011

assalamualaikum. Wr.Wb.
Kembali, kami tidak akan henti-hentinya memperkenalkan desa kami yang tercinta. dan kami ingin para pembaca tahu dan kenal dengan kami dan Desa kami, desa Kotawaringin. Inilah kami dan keseharian kami. dalam video ini;